Published On: 28/05/2013

Narapidana di Kendari Keluyuran Diluar Rutan

Napi Narapidana di Kendari Keluyuran Diluar Rutan

Mahasiswa tunjukkan bukti TJ saat berkeliaran diluar Rutan

KENDARI, Beritakendari.com-Tommy Jingga, narapidana kasus penggelapan uang milyaran rupiah diketahui berkeliaran diluar Rumah Tahanan. Kejadian itu diungkap oleh konsorsium lembaga kemahasiswaan di Sulawei Tenggara yang terdiri dari BEM FE UH, KT Oukat Sultra, PKC PMII Sultra, PMII Kota Kendari, Pergerakan BEM Fisip UH serta PEMRAD Sultra, Selasa (28/5).

Beberapa foto serta video barang bukti pun ditunjukkan. Sang Napi tersebut pada tanggal 29 Mei 2013 silam, sekitar pukul 07.30 Wita, terlihat keluar dari Rutan bukan melalui jalan biasa, namun ia keluar lewat perumahan yang ada di belakang Rutan Punggolaka.

Munawir salah seorang dari konsorsium itu mengungkapkan keherannya terhadap kondisi yang dinikmati sang Napi yang divonis 3 tahun. Hal ini dianggap sebagai sebuah ironi penegakkan hukum di Sultra dan diduga kuat ada indikasi kongkalikong di dalam Rutan.

“Saya heran sudah jadi Napi tapi bertahan di Rutan. TJ ini sering kita lihat keluar masuk (Rutan). Mestinya kan kalau mau keluar harus melalui penetapan sidang,”ujar Munawir.

Pihak konsorsium berharap para aparat menegakkan hukum, bertindak seadil-adilnya. Karena melihat apa yang dipertontonkan Tomi Jingga, terasa betul ia diistimewakan ketimbang napi-napi lainnya. “Kami mendesak Kakanwil Menhukumham Sultra mencopot Kepala Rutan Punggolaka Kendari. Ada inidkasi konspirasi di dalam Rutan sampai Tomi Jingga bebas berkeliaran kemana-mana,”desaknya.

Syafrizal Marsyad dari pihak Kanwil Kemenkumham Sultra yang dikonfirmasi kemarin menyatakan, adanya seorang Napi ditempatkan di Rumah Tahanan Negara adalah hal lumrah. Di sejumlah daerah seperti Kolaka, Baubau dan Raha tak ada Lembaga Pemasyarakatan namun disana juga ditempatkan Napi. Soal adanya Tomi Jingga yang berada di luar Rutan, menurutnya harus ada izin dan mutlak mendapat pengawalan. (SH)

92 queries in 0.446 seconds.