Published On: 11/06/2013

Sidang Korupsi Buhari Matta, JPU Terkesan Main-Main

Frans direktur PT Tri daya jaya Makassar5 Sidang Korupsi Buhari Matta, JPU Terkesan Main Main

Frans, Direktur PT Tridaya jaya Makassar saat dipersidanga

KENDARI, Beritakendari.com-Sidang Bupati Kolaka Non Aktif Buhari Matta (BM) yang digelar di Pengadilan Tipikor Kendari, Selasa (11/6) terkesan main-main. Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya menghadirkan satu orang saksi yakni Frans direktur PT Tridaya Jaya yang berkedudukan di Makassar.

“Saksinya cuma satu, JPU juga satu, ini sidang main-main, saya mau panggil paksa saksinya belum ditanda tangan surat panggilannya, surat panggilan ini tidak sah, kalau sudah tidak sanggup menghadirkan saksi sampaikan, agar waktu kami tidak tersita, “tegas hakim Aminuddin, SH dalam persidangan itu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ruslan yang hadir seorang diri pada persidangan itu mengatakan, telah memanggil keenam saksi dengan bukti surat panggilan yang diperlihatkan, namun surat panggilan itu dianggap tidak sah oleh majelis hakim karena belum ditanda tangani saksi yang bersangkutan.

“Kami sudah memanggil keenam saksi itu, buktinya satu sudah hadir sementara yang lima itu surat panggilannya kami titip kepada anggota keluarga saksi yang bersangkutan,” kata Ruslan.

Saat ditanya, siapa saja saksi yang dipanggil dan tidak menghadiri persidangan ini? JPU menjawab, diantara saksi yang kami panggil adalah, Indira Manggabari istri terdakwa Atto Sakmiwata Sampetoding (ASS) dan anaknya Soraya Manggabarani.

Sidang kembali digelar dengan saksi Frans, Direktur Tridaya Jaya. Dalam kesaksiannya, ia mengatakan Tridaya Jaya berkerjasama dengan PT. Kolaka Mining Internasional (KMI) dalam pengangkutan ore nikel kadar rendah sebanyak 250 ribu metrik ton (MT) di lokasi penambangan milik PT Inco, Tbk.

Dalam kerjasama tersebut,  pihak Frans hanya mampu mengangkut 36 ribu MT ore nikel kadar rendah di blok pomalaa yang berada dalam lokasi tambang milik PT. Inco, Tbk. Akibatnya, kontrak kerjasama diakhiri karena pihak Frans mengalami kerugian karena kondisi jalan dan cuaca buruk yang mengakibatkan jadwal pengapalan tertunda, sementara pihak KMI mengalami Demurrage denda akibat keterlambatan pengapalan. (MS)

Pencarian Terkait:

92 queries in 0.564 seconds.